Home » A MONTH OF ACHIEVEMENT

A MONTH OF ACHIEVEMENT

by Al Khairiyah Islamic School

Bismillahirrahmanirrahim,           

A MONTH OF ACHIEVEMENT

Ketika tubuh kita tidak ada asupan makanan dan minuman, mungkin tidak punya energi, metabolismenya terganggu, dan fungsi kognitifnya menurun. 

Berbeda ketika sedang menjalani puasa Ramadan, tubuh kita mengalami proses adaptasi. Dampaknya sangat baik untuk kesehatan fisik dan mental. Karena organ percernaan mengalami waktu istirahat, dan metabolisme tubuh dapat meningkat.

Di sisi lain, puasa dalam perspektif para sahabat Nabi, menjadi sebuah metode latihan disiplin diri, meningkatkan fungsi kecerdasan dan kebugaran tubuh, dan media mengokohkan spiritual, yang dapat menghasilkan daya tahan tubuh dan mental yang luar biasa. 

Dengan berpuasa, kita sedang mengurangi aktivitas konsumsi (baik makanan maupun hal-hal duniawi). Hal ini akan memberikan ruang bagi otak untuk beristirahat dan memproses emosi dengan lebih baik. “Dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. 2:184).

Dari penggalan ayat di atas, mengisyaratkan bahwa puasa memiliki manfaat yang sangat luar biasa, baik mencerahkan spiritual, mencerdaskan fungsi kognitif, menajamkan pikiran, melepaskan tekanan psikis, sampai kepada meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Dalam momen yang penuh berkah ini, setiap Muslim harus serius memanfaatkan setiap detik nafasnya untuk membuat prestasi spesial, atau karya penting. Mengapa? Karena belum ada jaminan, kita masih dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya. Sejarah mencatat, ternyata bulan Ramadhan pada zaman Nabi dan sahabat, dijadikan sebagai bulan prestasi.

Ketika itu para sahabat menorehkan berbagai prestasi inspiratif atau karya-karya besar, dan perjuangan-perjuangan strategis dengan kemenangan-kemenangan yang strategis pula. Hampir semua peperangan melawan kaum Kuffar, banyak dimenangkan oleh tentara Muslim pada bulan Ramadhan.

Seperti Perang Badar Kubra terjadi pada bulan Ramadhan, tepatnya tanggal 17 Ramadhan pada tahun 2 Hijriah dan dimenangkan oleh tentara Islam. Juga kemenangan perang Khandak pada tahun 5 Hijriyah, diperoleh pada bulan Ramadhan. Dan perang Tabuk, menjadi peperangan terakhir yang diikuti Rasulullah, terjadi pada bulan Ramadhan tahun 9 Hijriyah.   Proklamasi Kota Makkah (Fathu Makkah) itu pada Ramadhan.

Kemudian pada proklamasi Dinasti Abbasiyah, dipilihnya bulan Ramadhan. Tahun 92 Hijriyah, Thariq bin Ziyad menyeberang dari Afrka Utara ke daratan Eropa, untuk pertama kali umat Islam menginjakkan kakinya di daratan Eropa. Dipilihnya pada saat prajuritnya sedang lapar berpuasa Ramadhan. Selama hampir 800 tahun Islam memimpin di Andalusia (Spanyol), sejak 711 M hingga 1492 M. Dan pada bulan Ramadhan tahun 583 Hijriyah, Shalahuddin Al-Ayyubi, berhasil mengembalikan Masjidil Aqsa ke tangan umat Islam. Juga, tentara Islam pada Ramadhan tahun 658 Hijriyah, berhasil mengalahkan tentara Mongol.

Tentara yang berada di bawah kepemimpinan Hulagu Khan, cucu dari Jenghis Khan. Perang tersebut terjadi di Ain Jalut, Palestina Utara. Begitu pula, tentara Islam di Mesir berhasil merebut benteng Israel, Bar Lev (Benteng Lapis Baja), pada Ramadhan 1393 Hijriyah, yang pernah dibanggakan tidak akan mungkin terbobol selamanya. 

Apa rahasia kemenangan di atas? Penyebab kemenangan bukanlah besarnya jumlah dan lengkapnya persenjataan perang. Apalagi kondisi fisik mereka lemah, karena sedang berpuasa. 

Pertama, satu-satunya sebab kemenangan adalah pertolongan Allah. “Betapa banyak kelompok yang kecil mampu mengalahkan kelompok yang besar dengan izin Allah dan Allah menyertai orang-orang yang sabar.”  (QS. 2:249).

Kedua, keyakinan pada janji Allah. Inilah yang membuat tentara Islam memiliki keyakinan tanpa batas, bahkan mampu memprediksi yang belum terjadi. Mereka sangat yakin bahwa ending dari perjuangannya adalah kemenangan Islam (Al-Haq). Keyakinan dengan janji Allah ini yang menguatkan kesabaran mereka, dan tetap optimis di tengah banyak orang pesimis. (QS. 17:81).

Ketiga, karena dipimpin langsung oleh Rasulullah SAW. Pemimpin yang mencintai rakyatnya, dan rakyatnya sangat mencitainya. Pemimpin yang siap menjadi prisai hidup untuk membela kepentingan rakyatnya. Pemimpin yang tidak rakus dengan gemerlap duniawi. (QS. 102:1).  

Dari catatan sejarah tersebut, sungguh terbukti bahwa rasa lapar dan haus bukan menjadi penghalang bagi umat Islam untuk menorehkan berbagai prestasi terbaiknya di bulan Ramadhan (A month of achievement).

Simpulan Ramadhan adalah bulan prestasi. Setiap detiknya harus dimanfaatkan untuk menorehkan berbagai prestasi spesial, atau karya penting. Karena tidak ada jaminan masih dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya.

Wallahul Musta’an …

Oleh : Nur Alam, Jum’at Penuh Berkah, 2 Ramadhan 1447 H./ 20 Februari 2026 M. Pukul 05.15 WIB.

#sekolahkusemuaanakbintang

Tim Admin Al Khairiyah Islamic School

You may also like

Tentang Kami

TK & SD Alkhairiyah adalah lembaga pendidikan yang berkomitmen membentuk generasi cerdas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islam melalui pembelajaran yang berkualitas dan menyenangkan.

Kontak

Phone SD: 0896-5598-2328
Phone TK: 0811-8000-1402

Email TK:
tkais7621@gmail.com
Email SD:
sdislamalkhairiyah60@gmail.com

Jl. Munggang No.65, RT.4/RW.4, Balekambang, Kec. Kramat jati, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13520

Dapatkan Pembaruan Terbaru

Membangun suasana sekolah yang ramah, aman, dan mendukung tumbuh kembang siswa.

Digunakan sesuai dengan Kebijakan Privasi kami.

@2026 – Seluruh Hak Dilindungi Undang-Undang. Dirancang dan Dikembangkan oleh Sekolah Islam Al Khairiyah